OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Agar Rem Cakram Sepeda Motor Tetap Bekerja Maksimal

Dilihat 5042
Ismet
18 May 2021, 21:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Komponen pengereman pada sepeda motor menjadi sangat vital saat harus proses menghentikan laju motor. Sistem pengereman harus selalu dipastikan dalam kondisi baik saat dioperasikan bekerja secara maksimal dan aman.

Salah satu dari tipe rem yang digunakan pada kendaraan adalah tipe rem cakram atau disc brake. Pada kendaraan saat ini untuk pengoperasian rem terutama pada rem cakram banyak digunakan sistem rem hidrolik yaitu pengoperasian sistem rem dengan memanfaatkan tekanan hidrolik. PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku main dealer sepeda motor Honda di Jawa Barat berbagi tips cara perawatan rem cakram pada sepeda motor agar tetap prima.

Baca juga : Andrea Dovisiozo Resmi Digandeng Italjet, Bantu Riset Italjet Dragster

Pada umumnya, penggantian minyak rem dilakukan setiap 2 (dua) tahun sekali atau jika telah mencapai jarak 24.000 Kilometer.

“Walaupun jarak penggantian berkala cukup lama, namun sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara visual kondisi minyak rem yang ada pada Tank “Master Rem” baik pemeriksaan kuantitas maupun kualitasnya,” ujar Ade Rohman, Asisten Manajer Technical Training DAM.

Pelajari Perawatan Rem Dengan Benar

Untuk pemeriksaan kuantitas dapat dilihat dari level permukaan minyak rem apakah sudah menyentuh marking “LOWER” atau level paling bawah. Jika sudah menyentuh, maka perlu dilakukan pemeriksaan, apakah memang kuantitas minyak rem yang sudah berkurang atau memang kondisi dari Pad Set atau kanvas rem nya yang sudah mulai Aus. 

Semakin Aus kanvas rem maka akan menurunkan level permukaan minyak rem di Tank “Master Rem”.

Jika setelah diganti kanvas rem kondisi minyak rem masih kurang, maka isi Tank “Master Rem” dengan minyak rem sampai dengan marking “UPPER” atau level paling atas (maksimum).

Baca juga : Apa Saja Penyebab Utama Mesin Overheat? Ini Dia Penjelasannya 

Tetapi jika setelah diganti Pad Set atau Kanvas rem kondisi minyak rem sudah menyentuh “UPPER” atau level paling atas (maksimum), maka tidak perlu mengisi minyak rem.

Untuk pemeriksaan kualitas dari minyak rem, dapat dilihat dari warna minyak rem tersebut. Semakin gelap mengindikasikan kualitasnya yang sudah semakin berkurang.

“Bagi pengguna motor Honda, gunakan minyak rem AHM Honda DOT-4 yang merupakan minyak rem asli yang dikeluarkan oleh PT Astra Honda Motor. Minyak rem ini direkomendasikan untuk sepeda motor Honda agar lebih dapat menahan suhu akibat panasnya pengereman,” kata Ade.

Ganti Seal Master Rem jika sudah terasa ada hal ganjil saat pengereman. Beberapa yang biasanya dikeluhkan oleh konsumen adalah handle rem yang terasa blong ketika ditekan atau justru handle rem yang sangat keras tetapi kendaraan tidak menurun kecepatannya.

Bagi pengguna sepeda motor Honda, lakukan penggantian serta perawatan di bengkel resmi Honda atau AHASS yang telah didukung oleh mekanik yang handal dan tentunya profesional.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya