OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Aman Cegah Mobil Terbakar Dengan Mudah dan Tepat

Dilihat 4792
Iman Firman
28 Jul 2021, 20:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Kasus sebuah mobil klasik terbakar beberapa hari lalu di Jakarta membuat kita sadar, bahwa kejadian itu bisa menimpa siapa saja dan kapan saja. Tak sebatas itu berlaku bagi mobil klasik atau mobil lawas saja, namun mobil terbakar bisa saja terjadi pada mobil baru.

Sebenarnya, mobil tidak akan terbakar sendiri tanpa ada pemicu awal. Biasanya penyebab mobil terbakar adalah hubungan arus pendek listrik alias korsleting. Di mana percikan apinya menyentuh permukaan yang mudah terbakar. 

Percikan api juga bisa timbul karena adanya kebocoran yang menetes pada sumber panas seperti pipa knalpot. Sebelum menjadi masalah besar, berikut cara mencegah mobil terbakar:

1. Perhitungkan Modifikasi Kelistrikan Mobil

Setiap pabrikan kendaraan telah memperhitungkan kebutuhan daya listrik dan sistem yang digunakan supaya dapat menyalurkannya dengan baik dan aman dalam jangka waktu lama. 

Modifikasi mobil pada sektor tertentu seperti audio atau lampu, mengharuskan Anda mengubah sistem kelistrikan mobil. Sayangnya, kerap kali proses modifikasi dilakukan tanpa memperhitungkan kebutuhan sehingga membuat sistem kelistrikan bermasalah.

Belum lagi jika ubahan dilakukan tanpa memperhitungkan aspek teknis seperti sambungan kabel yang asal tempel atau tidak menambahkan sekring sebagai pengaman arus listrik. 

Perhitungkan baik-baik jika mau melakukan modifikasi sistem kelistrikan mobil dan silakan berdiskusi dengan petugas bengkel. Jangan lupa, modifikasi dapat menyebabkan garansi gugur, untuk itu Anda harus mempertimbangkan secara matang jika ingin melakukan modifikasi.

2. Hindari Menyimpan Barang Mudah Terbakar di Dalam Mobil

Anda juga wajib untuk menghindari menyimpan barang-barang yang mudah terbakar di dalam kabin mobil, seperti bensin, tinner, parfum cair, atau korek api gas. 

Barang tersebut mengandung bahan aktif yang jika diletakkan di dalam ruang tertutup dengan suhu udara tinggi bisa berpotensi menimbulkan api.

Baca juga: Ketahui Fungsi Gearbox Mobil, Kenali Juga Ciri Kerusakannya

Termasuk ponsel yang sedang di-charge menggunakan power bank lantaran panas yang ditimbulkan bisa memicu permukaan kain atau plastik terbakar.

3. Hati-hati Barang Mudah Terbakar di Dalam Ruang Mesin

Bisa saja Anda lupa sudah meletakkan kain bekas mencuci mobil atau kain bekas membersihkan spare part secara sembarangan sehingga tertinggal di dalam ruang mesin. 

Benda tersebut jika terkena sumber panas seperti pipa knalpot bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

4. Cek Oli Mesin Mobil dan Potensi Kebocoran Bahan Bakar

Karena malas memeriksa, oli mesin bisa saja mengalami kebocoran. Tetesan oli mesin dapat terbakar bila mengenai bidang panas seperti pipa knalpot. 

Di samping itu, jika Anda tidak rutin mengganti oli sesuai ketentuan, maka senyawa kimia dalam oli akan berubah. Perubahan tersebut akan berimbas pada mesin yang cepat panas, komponen di dalamnya aus, dan berpotensi memicu kebakaran. 

Selain itu, pastikan Anda juga rutin mengecek dengan melihat atau melalui indera penciuman apakah terjadi kebocoran bahan bakar karena hal ini juga dapat memicu kebakaran kendaraan.

5. Dilarang Parkir Dekat Sumber Api

Tanpa sadar, Anda parkir di dekat sumber api seperti tempat sampah yang baru dilakukan pembakaran sampah. Bara api dari sisa pembakaran yang terbang dapat mengenai bagian mobil yang sensitif seperti kabel kelistrikan. 

Mesin yang masih panas juga berisiko terbakar kalau terkena sampah plastik yang terbang terbawa angin. Oleh sebab itu, saat berhenti atau parkir pastikan dulu mobil aman dari sumber panas.

6. Jangan Abaikan Panel Indikator

Panel indikator dipakai sebagai penanda bahwa ada masalah di mobil. Misalnya, ketika indikator suhu mesin naik, artinya ada masalah pada mesin mobil. 

Segera cek supaya tidak menjadi masalah besar bahkan berakibat mobil terbakar sendiri. Kontak tim Emergency Road Assistance (ERA) atau bengkel Auto2000 untuk melakukan pengecekan.

Baca juga: Mengenal Overdrive Pada Transmisi Otomatis dan Fungsinya

7. Pasang Alat Pemadam Api Ringan

Anda bisa memasang alat pemadam api ringan (APAR) di dalam kabin mobil sebagai upaya memadamkan api yang membakar mobil. Terkait jenis dan penempatan APAR bisa dikonsultasikan dengan petugas bengkel resmi, termasuk belajar cara mengoperasikannya. 

Sebagian informasi, mobil-mobil baru Toyota saat ini sudah dilengkapi APAR, tempat penyimpanannya sebagian besar berada di bawah bangku penumpang depan sebelah pengemudi. 

Contohnya pengguna mobil Toyota, yang bisa menanyakan ke Sales Advisor Auto2000 terkait lokasi APAR di dalam mobil dan cara penggunaanya saat membeli mobil baru di Auto2000.

8. Servis Berkala di Bengkel Resmi

Saat dilakukan servis berkala, area mesin juga dicek untuk melihat risiko kebocoran dan kerusakan sistem oli, bahan bakar, dan kelistrikan.

Termasuk memberikan saran perbaikan jika petugas bengkel resmi menemukan adanya potensi masalah yang dapat memicu mobil terbakar sendiri. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan
    Kendaraan Terbaru
    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya