• Home>
  • Tips & Trik>
  • Tips Angkut Sepeda di Mobil Mitsubishi dari Pembalap Rifat Sungkar
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Angkut Sepeda di Mobil Mitsubishi dari Pembalap Rifat Sungkar

Dilihat 436
Alun Segoro
11 Nov 2020, 17:06
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Rifat Sungkar sebagai salah satu pembalap papan atas Indonesia juga gemar naik sepeda

Otoloka.id – Aktivitas gowes atau bersepeda belakangan ini semakin ramai. Masyarakat tampaknya kian sadar akan pola hidup sehat, dan menjaga kebugaran tubuh. Apalagi didasari pula meminimalkan penggunaan transportasi publik, di masa pandemi yang sementara ini masih berlangsung. 

Bersepeda menjadi sebuah kegiatan mengasyikkan yang terus diminati dan semakin nge-tren. Bahkan merujuk dari sejumlah berita di media massa, toko-toko sepeda dan komponen pendukungnya di luar negeri, seperti di Inggris, sempat kehabisan stok.

Pedagang-pedagang itu pun dibuat terkejut. Pasalnya banyak pemborong stok sepeda yang unitnya sampai dibanderol harga ratusan juta rupiah itu adalah warga negara +62, alias Indonesia. Wajar saja kalau para pedagang sepeda itu sampai bertanya, “ada apa dengan orang-orang Indonesia?”.

Baca juga : Mitsubishi Pajero Sport Elite Edition, Varian Termahal dan Terlengkap di Thailand

Memang kondisi tersebut tidak serta merta bertumpu pada kondisi dan perilaku masyarakatnya. Pemerintah pun, dalam hal ini Pemprov DKI misalnya, sampai-sampai membuatkan jalur khusus pengguna sepeda, di sejumlah ruas jalan protokol. Itupun relatif dibuat sudah sejak lama.

Di kalangan hobiis sepeda, tren gowes bareng pun tercipta, dan seakan menjadi kegiatan lumrah bagi para goweser. Baik itu dilakukan pagi maupun sore hari, weekday ataupun weekend. Tak jarang, para pesepeda ini juga mengangkut sepeda kegemaran mereka dengan mobil kesayangan mereka pula. Terutama untuk melakukan olahraga bersepeda di lokasi-lokasi yang jauh letaknya dari pusat kota.

Rifat dengan sepeda dan mobilnya

Bersepeda ke luar kota juga banyak dilakukan para pesohor. Contoh saja misalnya Rifat Sungkar, pebalap papan atas tanah air sekaligus Brand Ambassador dari Mitsubishi Motors di Indonesia.

Untuk bersepeda ke luar kota, Rifat biasanya berangkat pukul 5 pagi dari kediamannya. Sebagai Brand Ambassador Mitsubishi, ia membawa sepeda biasanya menggunakan Mitsubishi Xpander atau Pajero Sport miliknya, menuju ke titik temu dan berkumpul bareng sesama pegowes. 

“Banyak cara untuk dapat mengangkut sepeda dengan mobil. Sepeda bisa ditaruh di dalam kabin, disandarkan di belakang mobil, dimasukan ke bagasi atau bahkan bisa juga diletakkan di atas mobil. Tapi, kalau saya lebih senang bawa sepeda masuk ke dalam kabin,” kata Rifat. 

Antara Rifat, sepeda dan mobil

Menurutnya, mempunyai sepeda jenis road bike yang relatif bongsor sekalipun, tetap bisa masuk ke dalam kabin Mitsubishi Xpandernya. “Kalau bawa sepeda, enaknya gunakan mobil SUV atau MPV. Kalau saya, bawa pakai Xpander itu sudah paling enak deh. Muat tanpa harus lepas ban sepeda,” tuturnya.

Baca juga : IIMS 2019: Mitsubishi Lampaui Target Jualan, Xpander Laku Lebih dari 2 ribu Unit

Bagaimana caranya? Pertama, kata Rifat, ban belakang masuk duluan. “Bila sepeda mau ditaruh rebah, bagian crank (engkol) kanan diposisikan menghadap atas. Jangan tertindih oleh frame sepedanya,” jelas Rifat. Crank (engkol) bagian kanan sebaiknya ada di atas, karena punya komponen penggerak, misalnya sproket, rantai dan chain tensioner.

Kalau untuk masuk ke kabin Xpander, sepeda road bike baiknya diposisikan berdiri, supaya masuknya lebih mudah. “Jika bawa sepeda pakai Pajero Sport, jok sepeda setting dulu ketinggiannya, supaya jangan mentok ke langit-langit mobil, atap Pajero lebih rendah dari Xpander,” imbuhnya.

Rifat Sungkar sedang beraksi menggunakan kendaraan Mitsubishi di lintasan balap

Lalu bagaimana cara membawa sepeda di atas atau bagian belakang luar mobil? Menurutnya, bisa dilakukan, hanya saja pengemudi perlu ekstra waspada.

Bawa sepeda di posisi atas atau belakang luar mobil, bisa memakai rak khusus sepeda. Meskipun sedikit riskan, bila sepeda taruh di rak atap mobil. “Risiko nyangkut di dahan pohon atau portal. Juga perhatikan kondisi jalanan yang dilalui. Jalan rusak, khawatir sepedanya terpental,” urai Rifat lagi.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya