• Home>
  • Tips & Trik>
  • Tips dan Biaya Perbaikan Komponen AC Mobil, Harus Dirawat Berkala!
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips dan Biaya Perbaikan Komponen AC Mobil, Harus Dirawat Berkala!

Dilihat 4496
Tri Gusti
31 Jan 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Ketika AC mobil mengalami masalah, bisa dipastikan berkendara tidak akan nyaman. Air Conditioner (AC) merupakan salah satu komponen penting yang menunjang kenyamanan ketika berkendara. Sayangnya tidak semua pemilik mobil mengerti perawatan AC atau gejala kerusakan AC mobil.

"Biasanya baru 'ngeh' pas sudah rusak parah, AC enggak dingin, kompresor berisik, bahkan macet, dan lainnya," ujar A. Rohim, juragan Sejuk AC authorized dealer Denso di bilangan Joglo, Jakarta Barat.

Serupa dengan perawatan mesin, AC juga sejatinya membutuhkan perawatan berkala. "Servis berkala AC setiap 20.000 km atau 1 tahun sekali atau 4.000 jam pakai," jelas Rohim.

Untuk mobil baru, 10.000 km pertama dilakukan fresh service yang meliputi cuci kondensor dan blower, bersihkan filter kabin. Biaya berkisar Rp 175 ribu.

Baca juga: Jangan Asal Trabas Banjir, Begini Cara Tepatnya!

Kemudian pada 20.000 km disebut Light Service, yang dikerjakan servis evaporator, ganti filter kabin, dan ganti tabung dryer juga ganti oli kompresor. Biaya sekitar Rp 700 ribu untuk single blower dan 750 ribu untuk double blower.

Lalu di 40.000 km dilakukan Heavy Service, pekerjaannya adalah pengganti ekspansi depan untuk single blower dan depan belakang untuk double blower, juga membersihkan evaporator. Biaya berkisar Rp 1,3 juta sampai Rp 1,9 juta.

Kerusakan yang umum terjadi pada AC mobil adalah magnet clutch kompresor AC, extra fan, kebocoran freon. Gejala yang pasti adalah AC mendadak terasa kurang dingin. Nah, daripada penasaran berikut ini Otoloka akan memberikan estimasi biaya penggantian suku cadang AC untuk mobil Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Suzuki Ertiga.

1. Magnetic Clutch

Kerusakan pada komponen ini kerap terjadi pada mobil yang memiliki jarak tempuh di atas 50.000 km. Selain AC kurang dingin, ada bunyi seperti gesekan antar plat dari kompresor AC.

Solusinya sebaiknya ganti 1 set berikut puli center piece dan magnet-nya agar terjamin. Estimasi biaya yang diperlukan sekitar Rp 950 ribu sampai Rp 1,25 juta

2. Ekstra Fan

Kerusakan ekstra fan terjadi karena faktor usia pakai, biasanya di mobil yang sudah berjarak tempuh diatas 70.000 km. Gejalanya AC tidak dingin dan temperatur mesin naik karena ekstra fan tidak bekerja.

Untuk perbaikan, nampaknya pemilik mobil memerlukan bujet sebesar Rp 475 ribu sampai Rp 675 ribu.

3. Kompresor

Kalau pernah dengar kompresor AC ngorok, ini awalnya karena kurang perawatan di oli kompresornya. "Biasanya olinya lama tidak diganti sehingga pelumasan kompresor berkurang, bahkan sampai kering tidak ada oli sama sekali," jelas pria berkaca mata ini.

Oli kompresor ini harus diganti setiap 20.000 km. Paling buruknya kompresor bisa macet, dan harus ganti kompresor. Menyoal perbaikan biaya dibutuhkan sekitar Rp 2,7 juta hingga Rp 3,4 juta.

4. Evaporator

AC tidak dingin juga bisa dari kebocoran di evaporator. Serupa dengan kompresor, biasanya terjadi diatas jarak tempuh 70.000 km. Gejalanya AC enggak dingin dan freon kosong.

Kalau komponen ini rusak, biasanya membutuhkan biasa mulai Rp 1,15 juta sampai Rp 1,75 juta untuk biaya perbaikannya.

5. Kondensor

Mirip seperti evaporator, kebocoran pada kondensor terjadi karena usia pakai di jarak tempuh diatas 70.000 km. Gejala pun mirip, AC jadi tidak dingin dan freon habis karena bocor.

Jika komponen ini terjadi kerusakan, biaya untuk kondensor sebesar Rp 1,5 juta sampai Rp 1,7 juta.

6. Ekspansi Valve

Kerusakan expansion valve terjadi karena mampet, sehingga freon AC tidak bisa bersirkulasi akhirnya AC tidak dingin. Biasanya terjadi di atas jarak tempuh 60.000 km. Komponen ini biasanya dibanderol sekira Rp 350 ribuan.

Baca juga: 3 Langkah Tepat Menghadapi Hujan Lebat, Enggak Perlu Panik!

7. Tabung Dryer

Tabung Dryer juga biasa mengalami masalah, apalagi jika tabung dryer yang sudah menghabiskan jarak tempuh hingga 60.000 km. Gejala kerusakan awal biasanya ditandai dengan munculnya mampet.

Biaya perbaikannya cenderung terjangkau, karena ditawarkan dengan banderol Rp 200 ribuan.

Selain beberapa komponen di atas yang berpotensi mengalami kerusakan, kendala dari elektrikal bisa terjadi. "Pada mobil seperti Avanza, Xenia, dan Ertiga, kalau ECU bermasalah bisa menyebabkan AC mati total atau bisa juga dari sekring dan relay putus jadi AC mati," bilangnya lagi.

Untuk biaya mengganti relay, pemilik mobil perlu menyiapkan dana sebesar Rp 75 ribuan. Sedangkan untuk sekring sekitar Rp 5 ribuan.

Daripada harus merogoh kocek yang besar, sebaiknya perawatan AC secara berkala perlu dilakukan. Supaya AC mobil kalian lebih awet alias memiliki usia pakai yang panjang. "Karena kerusakan tahap awal bisa terdeteksi lebih cepat," pungkas Rohim.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya