• Home>
  • Tips & Trik>
  • Tips Ganti Oli Motor Sendiri, Ternyata Enggak Serumit Kelihatannya!
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Tips Ganti Oli Motor Sendiri, Ternyata Enggak Serumit Kelihatannya!

Yunita Efendi
2 Des 2021, 10:12
  • Dilihat 4759
  • Suka 0

Otoloka.id - Tips ganti oli motor merupakan hal yang wajib diketahui oleh para pemilik kendaraan bermotor. Pasalnya, mengganti oli kendaraan memang salah satu perawatan kendaraan bermotor yang paling mendasar dan tidak boleh terlewatkan.

Mengganti oli secara rutin harus dilakukan agar komponen di dalam mesin dapat bekerja secara maksimal. Dengan demikian, berkendara pun akan menjadi lebih nyaman.

Proses penggantian oli ini dianjurkan untuk dilakukan secara rutin, karena jika tidak, maka mesin akan menjadi cepat rusak. Biasanya penggantian dilakukan setiap kendaraan mencapai jarak tempuh 4.000 km.

Mengganti oli kendaraan ini bisa dilakukan di bengkel dan bisa juga di rumah. Berbeda dengan pikiran banyak orang, ternyata mengganti oli di rumah ini tidak serumit yang dibayangkan.

Kali ini, kita akan membahas beberapa tips untuk mengganti oli motor, dan beberapa langkah untuk menggantinya sendiri di rumah. Nah, tanpa berlama-lama lagi langsung saja kita simak informasinya berikut ini.

Tips Ganti Oli Motor

Pengguna kendaraan bermotor, dalam hal ini sepeda motor, harus tahu tips dan waktu yang tepat untuk mengganti oli motornya. Perawatan dan penggantian oli secara rutin ini akan membuat mesin motor lebih tahan lama.

Baca juga: Bedanya SIM A, B, C, dan D Beserta Cara Membuatnya

Oli memang merupakan salah satu cairan yang cukup penting pada motor. Oli ini berfungsi sebagai pelumas di dalam mesin agar komponen tidak bergesekan satu sama lain tanpa perlindungan.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan saat mengganti oli motor kita.

1. Memilih Oli Yang Sesuai

Hal pertama yang wajib kita lakukan sebelum melakukan penggantian oli adalah mencari oli yang sesuai dengan spesifikasi motor kita. Biasanya, ada oli yang khusus untuk motor bebek maupun motor matic.

Perlu diperhatikan juga agar kita memilih oli yang sesuai untuk motor harian, bukan motor yang digunakan untuk balapan. Memang, jika menggunakan oli balap, tarikan motor akan lebih baik, tetapi mesin pun akan lebih cepat rusak.

2. Hindari Mencampur Oli Dengan Merek Yang Berbeda

Tips selanjutnya yang bisa kita terapkan ketika mengganti oli motor adalah dengan tidak mencampur oli yang berbeda merek. Sebaiknya kita tidak berganti merek oli terlalu sering.

Jika hal ini dilakukan, oli yang masuk ke dalam mesin bisa membuat kinerja mesin menjadi tidak optimal.

Selain itu, hindari juga mencampur oli baru dari merek berbeda dan langsung memasukkannya ke dalam mesin. Formula oli setiap merek berbeda-beda, dan hal ini perlu diketahui sebelumnya agar tidak menimbulkan efek negatif terhadap kinerja mesin.

3. Lakukan Penggantian Oli Saat Mesin Dingin

Tips mengganti oli yang berikutnya ini juga cukup penting. Pastikan kita melakukan proses penggantian oli saat motor berada dalam kondisi dingin.

Baca juga: Ini Arti Kode Pelumas di Oli TMO, Pengguna Toyota Mampir!

Hal ini perlu dilakukan agar proses penggantian oli berjalan maksimal. Keadaan mesin motor mati dengan waktu yang cukup lama dan mesin yang dingin membuat semua oli turun dan dengan demikian, tidak akan ada sisa oli di dalam mesin.

4. Lakukan Penggantian Oli Sebulan Sekali

Seperti yang sudah disebutkan beberapa kali sebelumnya, penggantian oli ini perlu dilakukan secara rutin. Hal ini dilakukan demi menjaga kondisi mesin agar tetap prima.

Jika motor kita digunakan sebagai alat transportasi harian dengan jarak lebih dari 10 km, maka penggantian oli juga harus lebih sering. 

Biasanya penggantian oli akan dilakukan setiap satu bulan sekali, atau ketika motor sudah mencapai jarak tempuh sekitar 2.000 hingga 3.000 km.

Di sisi lain, jika motor kita digunakan sebagai alat transportasi harian tetapi jarak yang ditempuh kurang dari 10 km setiap harinya, maka penggantian oli bisa dilakukan dengan jarak waktu yang lebih jarang. Biasanya, penggantian oli akan dilakukan setiap 2-3 bulan sekali atau ketika kendaraan menempuh jarak 4.000 km.

5. Jangan Gunakan Oli Bekas Untuk Melumasi Rantai

Tips ganti oli motor yang terakhir ini terlihat sepele, tetapi sebenarnya cukup penting. Hindari menggunakan oli bekas mesin untuk melumasi rantai motor kita.

Menggunakan oli bekas sebagai pelumas rantai malah bisa memperpendek umur ranatai. Hal ini karena adanya kandungan gram besi dari mesin pada oli bekas tersebut.

Menggunakan oli baru pun tidak disarankan, karena akan membuat debu lebih mudah menempel di rantai dan membuatnya lebih cepat kering. Sebaiknya menggunakan elumas rantai yang memang dibuat khusus untuk rantai motor.

Tips Ganti Oli Motor Sendiri di Rumah

Nah, sekarang kita tiba pada pembahasan tentang tips mengganti oli sendiri di rumah. Sebelum melakukan penggantian oli, sebaiknya kita siapkan beberapa peralatan yang diperlukan, yakni obeng minus, kunci sok atau kunci pas berukuran 17, corong, wadah penampung oli bekas dan tang.

Baca juga: Mobil Lama Tidak Dipakai, Apakah Harus Ganti Oli?

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut

1. Panaskan mesin terlebih dahulu

Sebaiknya panaskan mesin sekitar sepuluh menit untuk mengurangi tingkat kekentalan oli. Setelah itu, kembali diamkan hingga temperatur mesin lebih dingin, dan barulah buka baut oli.

2. Buka Baut Oli dan Kuras Oli

Biasanya pembukaan baut oli ini dilakukan dengan menggunakan kunci pas atau kunci sok berukuran 17. Sebelum membuka baut oli ini, siapkan wadah di bawahnya untuk menampung oli bekas.

Setelah baut oli dibuka, biarkan selama beberapa menit agar semua oli yang ada mengalir keluar.

3. Periksa Filter Oli

Saat melakukan penggantian oli, sebaiknya kita juga melakukan pemeriksaan pada bagian filter oli. Jika terjadi kerusakan, maka filter oli harus segera diganti dengan yang baru.

4. Pasang Baut Oli

Setelah semua oli bekas keluar, pasang kembali baut oli. Pastikan tidak memasangnya terlalu kencang karena akan dapat merusak kepala bautnya.

5. Ganti Dengan Oli Baru

Buka baut pengukur oli yang terdapat pada kap mesin. Masukan oli baru dengan menggunakan corong, dan jika sudah selesai pastikan untuk menutup kembali baut pengukur oli.


Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

    Rekomendasi

    Komentar

    Kirimkan

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Motor

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Motor

      OTOLOKA Toolkit

      Memberikan Anda layanan kalkukasi kredit, perawatan, konsumsi bahan bakar dan asuransi kendaraan