OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Memilih Mobil Angkut Sepeda yang Tepat

Dilihat 497
Guntur Hanggara
24 Jul 2020, 14:49
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Memasuki periode Normal Baru, bersepeda telah menjadi salah satu olahraga terpopuler. Selain menjaga kesehatan, bersepeda juga melepas stres karena dijalankan bersama keluarga atau teman tercinta.

Salah satu lokasi bersepeda yang menyenangkan adalah ke pantai atau daerah pegunungan. Tetapi sebelum pergi ke sana, Otoloka akan memberikan masukan tentang jenis mobil angkut sepeda yang tepat untuk dealer hobi Anda.

1. Bagasi Luas

Luasnya bagasi memungkinkan Anda membawa semua perlengkapan sepeda dengan mudah dan nyaman. Untuk itu, model SUV akan sangat cocok untuk digunakan. Dengan sudut pintu bagasi yang lebar, bangku baris ketiga dapat dilipat dengan mudah, dan bagasi yang lapang, SUV sangat ideal untuk membantu hobi bersepeda.

2. Memiliki Roof Rail

Karena kebutuhan lain, bagasi mobil mungkin penuh sehingga diperlukan tempat lain untuk meletakkan sepeda. SUV ini sudah memiliki roof rail di atapnya sebagai tempat untuk mengikat rak sepeda yang digunakan untuk meletakkan sepeda. Sebelumnya, pastikan Anda telah belajar cara meletakkan sepeda di atap terkait dengan keselamatan berkendara.

3. Tangguh di Semua Medan

Kalaupun hanya untuk area perkebunan, tetap membutuhkan kendaraan yang mampu melewati medan off-road yang ringan. Model SUV dengan perawakan tinggi dan ground clearance yang aman memastikan bahwa Anda dapat menjalankan hobinya bersepeda dengan tenang.

Solusi Lain Untuk Mobil Angkut Sepeda

Bagi pemilik sepeda lipat, membawa serta kendaraan roda dua saat bepergian bukanlah hal yang sulit, karena bisa muat di bagasi, atau di kabin mobil. Namun, bagi pemilik sepeda gunung (MTB) dan sepeda jalan (RB), mereka membutuhkan lebih banyak ruang.

Solusinya, Anda bisa menambahkan bagasi tambahan untuk membawa sepeda yang tidak bisa dilipat, tanpa mengganggu fungsi kabin kendaraan. Ada dua model, rak sepeda yang ada di atap, atau ada yang dihubungkan menggunakan penarik di belakang mobil.

Harganya bervariasi, tergantung pada pelanggan yang ingin memilih. Sebagai ilustrasi, untuk rak sepeda yang posisinya di atap kendaraan model Thule ProRide dibanderol Rp2,9 juta untuk hanya membawa satu sepeda.

Harga itu, belum termasuk palang yang dijual terpisah dengan banderol Rp5,35 juta. Jika mobil sudah memiliki palang, beli saja rak sepeda. Pemasangannya cepat, sekitar 30 hingga 40 menit. Jika Anda tidak memiliki palang, Anda tidak akan dapat membuat rak sepeda, jadi Anda harus menginstalnya terlebih dahulu.

Pilihan lain adalah rak sepeda yang ada di belakang mobil. Ada merek Yakima untuk mengangkut dua unit sepeda. Untuk menebusnya, konsumen perlu menyisihkan Rp3.850.000. Rak ini harus dihubungkan dengan penarik bumper tambahan di dalam mobil.

Mobil yang sudah menggunakan penarik merek lokal, kami akan terlebih dahulu memeriksa posisi koneksi lingkaran. Sebenarnya kami tidak merekomendasikan menghubungkan ke towing, karena tidak tahu jumlah bebannya.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya