OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Memodifikasi Jok Sepeda Motor yang Aman dan Nyaman

Dilihat 377
Adit
5 Nov 2020, 22:02
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Selama ini bagi penggemar modifikasi, kegiatan memodifikasi motor bisa menjadi salah satu kegiatan yang lumayan mengasyikkan. Apapun yang dilakukan untuk memodifikasi motor kesayangan sangatlah menyenangkan. Tanpa terkecuali kegiatan mengutak-atik atau memodifikasi jok alias tempat duduk.

Namun tetap perlu digarisbawahi, kalau aktivitas memodifikasi motor tetaplah harus dilakukan dengan acuan yang baik dan benar. Artinya tidak mengurangi kenyamanan, dan tentunya mengedepankan unsur keamanan.

Seperti dikatakan Johannes Lucky, Safety Riding Dept. Head PT Astra Honda Motor (AHM), sebenarnya kalau mau bicara jujur, jok dengan spesifikasi standar bawaan pabrik sudah paling sesuai.

Baca juga : Sambutlah, Harley-Davidson Adventure Pertama, Pan America 1250

“Mengapa demikian? Karena jok sepeda motor asli dari pabrik sudah lolos tahapan uji standarisasi dan uji tes dari berbagai segi dan aspek. Mulai dari tingkat kenyamanan hingga standar safety nya,” ujar Lucky.

Namun kata Lucky tak ada salahnya jika ingin memodifikasi, tentunya dengan memperhatikan beberapa catatan yang harus dipahami si pengguna motor.

“Bisa jadi terdapat beberapa poin yang berubah, saat kita akan mengganti jok standar dengan jok model lain atau peranti sebagai materi modifikasi,” kata Lucky.

Perhatikan Faktor Tebal-Tipis, Tekstur dan Ergonomis

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan, saat pengguna dan pemilik motor memutuskan untuk memodifikasi jok motornya yaitu yang pertama perhatikan tebal tipis jok.

Memang secara batasan, sebenarnya tidak ada ukuran baku. Sebabnya, jika bicara perbedaan desain motor, maka akan cenderung berbeda pula varian, atau model dan ketebalan dari jok itu sendiri.

Baca juga : Keren, Jong Java Harley Davidson Tegal Raya Bangun Wastafel Dan Bagikan Masker Demi Melawan Corona

Hal ini disebabkan faktor tebal atau tipisnya jok bisa jadi sangat mempengaruhi posisi pennggunanya di dalam berkendara, dan kenyamanan pengguna ketika sepeda motor mulai dikendarai. Ukuran ketebalan jok wajib disesuaikan, dengan aspek kenyamanan dan keselamatan.

Lalu yang kedua bicara tekstur atau bahan. Tekstur atau permukaan lapisan jok harus lentur dan elastis, dengan komponen bahan dasar tidaklah terasa licin saat pengendara mendudukinya.

Sisi tekstur bahan juga harus diperhatikan ketika memodifikasi jok motor

Pasalnya, jok yang licin akan berdampak pada kenyamanan dan juga berpengaruh pada keselamatan. Akan lebih terasa pada saat pengereman.

Jok yang licin berisiko membuat pengendara gampang merosot ke depan, membuat proses pengereman akan terasa tidak optimal. Dengan begitu, akibatnya posisi duduk si pengendara sudah dalam kondisi tidak ideal lagi, terutama buat melakukan pengereman.

Selain itu, lapisan jok yang materailnya tidak lentur, akan gampang sobek dan bisa menyebabkan kerusakan pada bagian lain jok, seperti busa di sebelah dalam jok.

Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Benelli Patagonian Eagle

“Kalau lapisan jok sobek, air bisa mudah masuk melalui lapisan sobek tersebut. Saat terjadi endapan air pada busa dalam waktu lama, maka struktur busa akan berubah menjadi keras dan mengganggu kenyamanan saat berkendara,” jelas Lucky.

Tahap ketiga, perhatikan sisi ergonomisnya. Ketika memodifikasi jok motor, secara ergonomi akan berubah. Contohnya, ketika pemilik kendaraan melakukan tindakan penipisan busa bagian dalam jok, maka posisi duduk si pengendara akan berubah, terutama di bagian lutut, siku-siku dan pandangan mata.

Pengaruhi Kestabilan Berkendara

Begitu pula tindakan sebaliknya yang dilakukan, misalnya saat kita mencoba menebalkan atau meninggikan posisi lapisan jok, pinggul kita posisinya akan terasa lebih naik dibanding dengan kondisi pinggul saat menggunakan jok standar.

Baca juga : Spesifikasi Lengkap Benelli TRK 502X, Motor Adventure Murah Meriah

”Alhasil akibat adanya perubahan tersebut bisa menyebabkan kondisi berkendara si pengendara tidak nyaman. Disamping akan bisa berdampak negatif, khususnya pada kestabilan dan kontrol kendaraan, membuat berkendara kurang nikmat,” kata Lucky.

Perlu diketahui pula, pengaruh mengganti jok pada keseimbangan dan kestabilan memang cukup besar. Jadi sebenarnya menurut Lucky, kalau mau jujur, disarankan tidak melakukan modifikasi pada jok bagian belakang. Seperti dibuat lebih tinggi posisinya, dari jok bagian depan. Karena berisiko menyebabkan tubuh pembonceng melebihi pengendara, dan tentu saja akan berdampak negatif terhadap aerodinamika kendaraan.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya