• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Merawat Motor Setelah Berkendara Jarak Jauh

Dilihat 5207
Ismet
27 May 2021, 18:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Usai menikmati masa libur Lebaran, perawatan kendaraan harus dilakukan baik untuk sepeda motor yang telah menempuh perjalanan jauh maupun untuk motor yang tidak digunakan lama. Karena mematuhi larangan mudik sesuai aturan pemerintah.

”Bagi pengguna sepeda motor, setelah berkendara jarak jauh baiknya memperhatikan perawatannya. Untuk itu, kami memberikan beberapa poin yang perlu diperhatikan supaya kondisi motor terjaga baik dan dapat dipergunakan untuk mendukung aktivitas. Semoga dapat bermanfaat agar selalu enjoy berkendara,” ungkap Wahidin, Senior Manager Aftersales Main Dealer PT Thamrin Brothers.

Lalu kira-kira apa saja yang perlu kalian perhatikan, terkait langkah perawatan motor yang tepat setelah menempuh perjalanan jauh? Berikut ulasannya:

1. Perhatikan Kondisi Oli

Dikarenakan perjalanan yang cukup jauh, perlu adanya pengecekan oli atau bahkan pergantian oli mesin. Untuk oli mesin sendiri kami merekomendasikan setiap 2.000 km. Selain oli mesin, cek juga oli gear, terutama kendaraan matik.

Untuk oli matik masa pergantian di setiap 10.000 km. Dan wajib menggunakan pilihan oli yang tepat dan sudah teruji contohnya Yamalube dan sesuai dengan tipe motor Anda.

2. Filter Udara

Kondisi jalan yang cukup berdebu membuat filter udara jadi cepat kotor. Untuk filter udara saat service dapat dibersihkan sedangkan untuk pergantian kami rekomendasi pergantian setiap 15.000 km. 

Baca juga : Tips Aman Berkendara di Malam Hari

Namun jika pemakaian dalam kondisi ekstrem dan penggunaan terlalu sering atau lama, semakin cepat diganti semakin baik.

3. Busi

Untuk pengecekan busi, cukup banyak motor kurang performa bahkan mati dikarenakan kurangnya perawatan busi. Busi dapat dibersihkan saat service, jika sudah lebih dari 6.000 km busi wajib diganti.

4. Ban

Cek pola kembang serta tekanan udara ban. Karena jika pola kembang ban habis karena terpakai atau tipis,ditambah tekanan udara yang tidak standar dapat membahayakan. 

Jadi kita harus cek kondisi ban setiap 12.000 KM atau 1 tahun pemakaian, jika kurang bagus dapat segera diganti dan tentunya dengan tekanan udara yang sesuai spesifikasi ban tersebut.

5. Gear Sprocket dan Rantai

Khusus tipe motor manual cek kondisi gear dan rantai, apakah kendor atau terlalu kencang. Karena rantai yang terlalu kendor atau kencang dapat merusak beberapa sistem gear serta membahayakan.

Baca juga: Busi Racing Untuk Harian, Benarkah Mumpuni?

Untuk tipe matic dapat cek di bagian CVT dan V Belt. Sedangkan untuk masa pemakaiannya yaitu 25.000 km, jika sudah masuk di waktu tersebut segeralah diganti.

6. Injector

Saat bepergian jauh biasanya sering mengisi bahan bakar di pinggir jalan atau eceran. Sebenarnya tidak masalah namun kita tidak tahu kandungan dalam bahan bakar tersebut bagus atau tidak.

Oleh sebab itu saat service wajib melakukan pengecekan injeksi khusus injector. Rekomendasi dari kami setiap 10.000 km melakukan rutin pembersihan injector.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya