• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tips Merawat Performa Motor Injeksi

Dilihat 1477
Dian
14 Ags 2020, 06:47
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0


Otoloka.id - Sebagai teknologi yang dapat mengontrol pencampuran bahan bakar dan udara di dalam mesin, hampir semua sepeda motor terbaru di Indonesia memiliki sistem injeksi. Penggunaan injeksi pada sepeda motor juga diyakini lebih irit dan lebih mudah dalam hal perawatan. Hanya saja, tidak sedikit pengguna motor malas melakukan perawatan.

Tentu hal tersebut tidak dapat dibenarkan, mengingat kondisi motor harus dilakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan performanya tetap prima. Maka dari itu, ada enam tips jitu yang diberikan oleh website Wahana Honda dalam merawat sepeda motor injeksi, ini caranya:

1. Menggunakan Bahan Bakar yang Benar

Menggunakan bahan bakar dengan oktan 90 ke atas merupakan salah satu cara paling sederhana untuk memelihara motor injeksi. Penggunaan bahan bakar oktan tinggi dapat meningkatkan pembakaran pada mesin sepeda motor. Jangan sekali-kali menggunakan bahan bakar berkualitas rendah karena dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mesin.

2. Ganti Oli Secara Berkala

Mengganti oli secara rutin juga menjadi hal penting yang tidak boleh terlewatkan dalam perawatan motor injeksi. Lakukan ganti oli setiap dua bulan atau saat motor sudah menempuh jarak 1.000 km. Hindari juga mesin bermesin yang kurang pelumasan (kering) karena akan mengganggu performa mesin

3. Cek Kondisi Aki 

Jangan hanya memperhatikan pasangan, kondisi aki motor juga penting untuk diperhatikan. Motor dengan teknologi injeksi sangat bergantung pada kondisi aki untuk menghidupkan mesin dalam sistem pembakarannya. Nah, jika punya motor injeksi, pastikan selalu cek kondisi aki motornya.

4. Cek Kondisi Busi 

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan kondisi busi. Busi merupakan pemantik api penting untuk proses pembakaran di mesin. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengecekan busi secara rutin guna memaksimalkan pembakaran pada mesin. Jika busi rusak maka proses pembakaran di mesin kurang sempurna sehingga mesin kurang bertenaga dan motor tidak bisa start. Nah, jika busi motor tidak menghasilkan api yang maksimal, sebaiknya ganti dengan yang baru.

5. Memeriksa Kondisi ECU

ECU atau biasa disebut sebagai Electronic Control Unit ini merupakan otak dari penggerak sistem injeksi pada motor. ECU mengatur seluruh unit injektor, baik jumlah bahan bakar yang disemprotkan maupun pembukaan dan penutupan katup injektor. Jika sistem ini terganggu, kinerja injektor tidak bisa berjalan dengan baik dan membuat motor macet. Jadi, pastikan selalu memperhatikan kondisi ECU motor anda agar performa motor tetap prima.

6. Melakukan Service Berkala

Melakukan servis berkala merupakan cara yang sangat penting untuk menjaga kondisi motor injeksi agar selalu dalam kondisi prima, minimal setiap tiga bulan sekali. Usahakan service motor injeksi di tempat resmi dengan standar yang telah ditentukan.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya