• Home>
  • Tips & Trik>
  • Tips Pasang Roof Box yang Aman dan Nyaman, Simak 5 Hal Penting Ini!
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Tips Pasang Roof Box yang Aman dan Nyaman, Simak 5 Hal Penting Ini!

Ismet
2022-06-14 17:27:04

Otoloka.id- Mengangkut barang di mobil tetap harus memerhatikan faktor keamanan dan keselamatan. Salah satu solusinya, banyak pengguna mobil menggunakan roof box untuk menambah kapasitas muatan. Makanya, tips memasang roof box harus anda ketahui.

Roof box sendiri memang digemari banyak pemilik mobil lantaran bisa membuat kabin tetap terasa lega meski membawa banyak barang. Selain itu roof box jelas lebih aman ketimbang hanya mengikat barang bawaan di atap mobil.

Pemasangan roof box pada mobil termasuk ke dalam kategori modifikasi yang dapat mengubah bentuk dimensi dan daya angkut kendaraan yang menyebabkan bobot kendaraan menjadi lebih berat dari aslinya.

Dengan demikian, aturan memasang roof box ini dapat melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (UU LLAJ) Pasal 50 Ayat 1.

Jika melanggar aturan memasang roof box, maka ada sanksi yang akan dikenakan, sebagaimana diatur dalam Pasal 285 Ayat 2 dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Namun, bukan berarti kamu tidak bisa menambahkan roof box pada mobil. Roof box tetap boleh dipasang asalkan ukuran dan dimensinya normal dan wajar.

Berikut tips memasang roof box supaya aman dan nyaman dilansir dari situs resmi Astraotoshop.

1. Memiliki roof rail

Roof box tidak diletakkan begitu saja di atap mobil, diperlukan roof rail agar terpasang dengan baik. Roof rail sendiri merupakan rel membujur tempat memasang roof rack dudukan roof box.

Beberapa mobil, utamanya jenis SUV, sudah memiliki roof rail. Sebelum memasang roof box pastikan mobil kamu sudah ada roof rail-nya dulu ya.

2. Pasang roof rack

Roof rack merupakan dudukan roof box. Mungkin kamu sering melihat mobil yang mengangkut barang di atas roof rack tanpa menggunakan roof box.

Hal tersebut sebenarnya sangat tidak direkomendasikan karena bisa membuat barang yang ada di atasnya terlepas dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

Pastikan kamu memilih roof rack yang kokoh, memiliki dudukan yang kuat, serta ukurannya tidak melewati lebar bodi mobil karena mengganggu keamanan berkendara.

3. Sesuai kebutuhan

Pilihlah kapasitas roof box yang sesuai dengan kebutuhan dan tidak terlalu besar karena dapat memengaruhi aerodinamika dan titik keseimbangan mobil.

Kemudian sebaiknya pilih material yang berkualitas namun tidak terlalu berat guna menjaga bobot total. Pertimbangkan juga penumpang yang ada di dalam mobil, ya.

4. Beban maksimal mobil

Perlu diingat bahwa roof box bukan bagian dari komponen kendaraan, melainkan dikategorikan sebagai barang bawaan.

Untuk itu, coba cek terlebih dahulu kapasitas beban maksimal mobil agar tidak salah pilih ukuran roof box dan membawa muatan berlebih. Jangan sampai niat mengoptimalkan daya angkut malah mengorbankan keamanan berkendara.

5. Pertimbangkan tinggi mobil

Tips memasang roof box yang terakhir, cek terlebih dahulu tinggi mobil sebelum memasangnya agar gerak mobil tidak terganggu.

Jangan sampai setelah roof box terpasang, mobil jadi kesulitan melewati ruas jalan dengan pembatasan ketinggian seperti jalan layang, area parkir, hingga melewati portal.

Roof box juga akan memengaruhi center of gravity serta membuat beban mobil bertambah. Untuk itu, berkendaralah dengan halus, tenang, dan tidak agresif.

Jadi, apabila roof box sudah terpasang, sebagai pengemudi kamu harus melakukan adaptasi kembali dan mengemudi dengan hati-hati, ya.

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 898
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset