• Home>
  • Tips & Trik>
  • Trik Mengemudi Saat Cuaca Tak Bersahabat, Nomor Dua Jadi Kunci!
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Trik Mengemudi Saat Cuaca Tak Bersahabat, Nomor Dua Jadi Kunci!

Dilihat 2384
Tri Gusti
14 Feb 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Beberapa waktu terakhir, curah hujan di sebagian wilayah Indonesia sedang sangat tinggi. Sehingga mengakibatkan terjadinya genangan-genangan air di sejumlah jalan.

Buat para pengemudi, genangan air yang cukup tinggi tentunya bisa mengakibatkan masalah. Kalau dipaksakan, bisa berisiko seperti water hammer yakni mesin mobil mogok, karena kemasukan air. Supaya tetap aman, setidaknya ada beberapa langkah yang bisa kalian lakukan.

1. Ada Perluasan Asuransi Banjir

Kerusakan kendaraan akibat banjir tidak ditanggung oleh asuransi kendaraan. Karena masuk dalam kategori bencana alam atau Act of God.

Baca juga: Ini Cara Aman Melewati Banjir Dengan Mobil Bertransmisi Matik

Kalau tidak ada perluasan polis standar asuransi terkait bencana alam, maka klaim kerusakan akan ditolak oleh pihak asuransi. Sebaiknya dibatalkan niat melewati jalan yang terdapat genangan air yang tinggi, apabila syarat ini tidak terpenuhi mengingat risiko yang akan dipikul tentunya bukan perkara ringan.

2. Pastikan Kondisi Mobil Prima

Dengan rutin melakukan servis berkala membuat mobil siap untuk melalui beragam kondisi jalan, meski kondisi cuaca tak menentu. Salah satunya bagi kalian para pengguna mobil Toyota.

Mungkin bisa memanfaatkan program perawatan yang diberikan oleh Auto2000, yakni Promo Chinese New Year - Pasti Hoki. Ada 3 paket yang ditawarkan, yakni paket ganti oli berupa gratis 1 liter oli TMO, paket servis rem berupa diskon jasa sampai dengan 45%, atau paket engine tune up berupa diskon jasa sampai dengan 50%.

Konsumen Toyota bisa memilih salah satu paket yang paling menguntungkan, ketika order servis berkala melalui Auto2000 Digiroom.

3. Pelajari Keadaan di Lokasi Banjir dan Berjalan dengan Tenang

Pengemudi bisa mempelajari kondisi genangan air di jalan, dengan memperhatikan patokan yang mudah terlihat seperti tinggi trotoar atau tanggul jalan. Andai tidak terlihat lagi, bisa memperhatikan ban mobil lain yang masih berani melewati. Ketinggian sekitar setengah ban masih aman untuk dilalui.

Waspada adanya arus yang kencang atau jalan berlubang di jalan yang akan dilintasi. Jangan ragu untuk membatalkan ketika tinggi genangan air melampaui satu ban atau ada titik yang berbahaya.

Baca juga: Berkendara Aman Melewati Genangan di Kala Musim Penghujan

Kalau ada pilihan 2 atau 3 jalur jalan, pilih yang paling kanan, karena biasanya genangan airnya paling rendah dan risiko terperosok ke bahu jalan jika terlalu ke kiri. Jalankan mobil secara perlahan dan tenang.

4. Pertahankan Kecepatan Mobil dan Jaga Jarak Aman

Jangan terlalu kencang supaya ombak yang tercipta tidak sampai membuat air masuk ke dalam ruang mesin dan mobil sulit dikendalikan. Hindari mempercepat atau menghentikan laju mobil secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan air masuk ke dalam ruang mesin.

Ada keuntungan mengikuti mobil di depan ketika melewati jalan dengan genangan air yang tinggi karena membantu membelah air yang dilalui. Namun jangan terlalu dekat dan tetap jaga jarak aman.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya