• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Yuk, Pahami Arti Kode yang Terdapat pada Oli Kendaraan

Dilihat 4399
EKO
1 Okt 2021, 13:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 4

kode oli pada tutup oli

Otoloka.id- Bukan cuma kode dari pasangan aja yang perlu kita pahami, tetapi kode yang terdapat pada oli kendaraan juga perlu kita ketahui.

Pasalnya, oli kendaraan berfungsi sebagai pelumas komponen mesin ketika mesin bekerja atau sedang diam.

Jika penggantian oli rutin dilakukan di bengkel resmi, pastinya oli kendaraan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kendaraan tersebut.

Tetapi, jika mengganti oli bukan di bengkel resmi, itu yang harus diwaspadai. Karena, penggunaan oli yang tidak sesuai dengan kebutuhan kendaraan, akan menyebabkan pelumasan mesin tak sempurna. 

Berikut beberapa kode yang biasanya terdapat pada kemasan oli.

Kode Oli SAE

SAE merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineer, lembaga Internasional yang mengatur identifikasi dari kekentalan oli. 

Tak hanya oli, lembaga tersebut juga mengatur standarisasi berbagai bidang, seperti manufaktur dan teknik.

Pada oli, SAE mengklasifikasikan kekentalan (viskositas) oli terhadap kondisi cuaca melalui skala berupa angka depan, yang berarti ketahanan oli pada suhu rendah. 

Di belakang angka pertama, pasti ada huruf W yang berarti ‘Winter. Lalu, setelah huruf W, ada angka yang menunjukkan nilai ketahanan oli pada suhu tinggi.

Contohnya seperti SAE 10W-40. Itu berarti kekentalan oli dapat bertahan pada suhu -25 derajat celsius, dan 40 merupakan skala ketahanan pada suhu 100 derajat celsius.

Jadi kode ini mengacu pada tingkat ketahanan oli pada suhu tertentu. Makin kecil angka depan, berarti makin cair oli tersebut.

Kode Oli API

American Petrolium Institute (API) merupakan sebuah kode standar yang menentukan kualitas oli. 

Pada kode ini, kita akan menemukan dua huruf, yang diawali dengan S untuk mesin bensin atau C untuk mesin diesel. Di belakang Huruf S atau C, terdapat huruf lain.

Huruf di belakang tersebut menjelaskan tentang kualitas dari produk oli. Misalnya seperti perbandingan dua oli, satu berkode API SA dan satunya lagi berkode API SG. 

Itu berarti oli dengan kode API SG lebih bagus kualitasnya dibanding API SA. Hal yang sama berlaku bagi kode oli C atau diesel.

Pada kode API ini tak dijelaskan mengenai kekentalan, yang menjadi sorotan adalah, mobil dengan umur relatif muda, tidak disarankan menggunakan oli dengan huruf belakang lebih awal.

Untuk mengetahuinya, memang sebagai pemilik kendaraan, kita harus membaca buku panduan, atau langsung bawa saja ke bengkel resmi supaya aman.

Kode Oli JASO

Seperti API, Japanese Automotive Standart Association atau JASO adalah lembaga yang memberi penilaian terhadap peruntukkan oli. Namun, kode ini akan ditemukan pada produk oli sepeda motor.

JASO membagi kodenya dalam tiga jenis, yaitu JASO MA yang diperuntukkan bagi sepeda motor yang menggunakan kopling basah. 

Sementara untuk JASO MB, cocok diaplikasikan pada sepeda motor dengan kopling kering.

Kode JASO yang terakhir adalah yang diawali dengan huruf F. Kode ini khusus untuk mengidentifikasi oli samping pada mesin 2-tak. 

Di belakang huruf F, ada huruf lain sesuai alfabet yang menunjukkan kualitas oli. Makin awal urutan alfabetnya, berarti kualitasnya lebih rendah. 

  • Suka 4
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya